DESA OIRATA BARAT TERANCAM RAWAN PANGAN

Kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan hasil pertanian warga masyarakat Desa Oirata Barat terancam mati. Musim penghujan yang seharusnya terjadi pada bulan November hingga kini belum juga turun membasahi lahan pertanian warga. Hal ini mengakibatkan masyarakat mulai mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Belum lagi transportasi laut yang terhenti akibat gelombang laut yang tidak dimungkinkan untuk dilayari kapal, mengakibat harga beras mulai bergerak naik. Beras Mawar Merah dengan ukuran 25kg naik dari Rp 205.000/karung menjadi Rp 220.000/karung, belum lagi ditambah harga kebutuhan lainnya yang terus mengalami kenaikan. Diperkirakan jika kondisi alam yang tidak bersahabat ini terus berlanjut maka harga-harga kebutuhan akan terus mengalami kenaikan.
Warga hanya dapat berharap agar alam ini dapat kembali bersahabat sehingga lahan pertanian mereka dapat diguyur hujan dan kondisi laut kembali tenang, selebihnya mereka berharap pemerintah dapat membantu mengatasi bahaya rawan pangan yang mungkin akan terjadi. *o.w*

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan