Sejarah Desa

Desa Oirata Barat merupakan sebuah desa defenitif yang terletak di Kecamatan Pulau-pulau Terselatan Kabupaten Maluku Barat Daya. Sebelum Desa ini terbentuk pemerintahan dan kehidupan sosial masyarakat masih mengandung sistem adat yang diperintah oleh 5 (lima) Kursi Adat. Kelima kursi adat inilah yang mengatur kedua desa bersaudara ini yakni Oirata Timur dan Oirata Barat yang pada awalnya bernama Manheri (Oirata Timur) dan Mauhara (Oirata Barat). Dan setelah kedatangan Belanda sekitar Tahun 1665 di Pulau Kisar tepatnya berlabuh di Pantai Kiasar yang merupakan petuanan Masyarakat Oirata Barat. Pada saat itulah tongkat pemerintahan diserahkan kepada Desa Oirata Timur dan Desa Oirata Barat, sehingga dengan demikan status pemerintahan dan kehidupan sosial kemasyarakatan dilaksanakan oleh Orongkay (Kepala Desa). Keberadaan 5 Kursi adat tersebut masih tetap di akui sebagai lembaga tertinggi dewan adat yang biasanya memiliki fungsi memutuskan sengketa tanah, selalu berada pada upacara perkawinan adat, dan lain-lain.

Demikianlah hingga saat ini Desa Oirata Barat telah memiliki status pemerintahan yang sama dengan 6 Desa lain di Kecamatan Pp. Terselatan ini. Dan Desa Oirata Barat membawahi tiga Mata Rumah Soa yakni Soa Hay yau, Soa Irara, Soa Audoro.
Hingga saat Desa Oirata Barat telah dipimpin oleh 9 orang kepala Desa yakni.

1. Kathara
2. Hooru Iltata
3. Larlaka
4. Karel Katihara
5. Hooru Iltata
6. George T. Hooru (18 Juli  1931 – 26 Juni 1953)
7. Izach C. Hooru    (26 Juni 1953 – 15 Juni 1981)
8. Eddy F. Katihara (15 Juni 1983 – 14 Juni 2008)
9. John Ratulohain ( 09 Juli 2010 – saat ini)

Demikian sekilas tentang Sejarah Desa Oirata Barat.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan